Senin, 12 Maret 2018

Juara Olimpiade Kabupaten


Sma1simanjaya-
Lamongan, 18 Februari 2018 - Lilik Qomariyah , siswi SMA 1 Simanjaya Kelas X IPA 1 Kabupate Lamongan, Jawa Timur, berhasil meraih posisi ke 2 dalam ajang Olimpiade Fisika se Kabupaten Lamongan yang diselenggarakan di SMAN 2 Lamongan, 22 Januari 2018.
Lilik Qomariyah berharap prestasi ini bisa memacu semangat pelajar teman-teman diseolah untuk giat belajar sehingga bisa meneruskan pestai-prestasi yg telah diperoleh.
Atas prestasi ini maka Lilik berhal lolos ke putaran final mewakili KabupateLamongan yang akan diaksanakan di Universitas Islam Negeri Malang pada 09-10 Februari mendatang. 
" Kami bersyukur dan kami bangga atas prestasi ini, ini sangat membanggakan bagi kami karena anak didik kami dapat bersing dengan sekolah sekolah elit ( Negeri ) di Kabupaten ini " ujar Bpk. Suprapto, M.Ag selaku kepala sekolah SMA 1 Simanjaya.


ISTIGHOSAH KUBRO


 

Sidoarjo | 09 April 2017 
Ngisi tenaga, Persiapan menuju Gelora Delta Sodoarjo


 
Kami adalah orang indonesia yg beragama islam.
Bukan orang islam yg kebetulan berada di indonesia.
NKRI harga MATI..!


Disini kami bermunajat kepada Alloh bersama para Kiyai untuk keselamatan bangsa.

PPDB 2018/2019



Senin, 19 Februari 2018

LINGKUNGAN SMA 1 Simanjaya BHISA - MODAL TERBESARKU DISIPLIN - SMA 1 Simanjaya JUARA

Jumat, 16 Februari 2018

MALATEDA

TUBAN, Alhamdulillah pelaksanaan Malateda berjalan dengan baik dan lancar, dan bangganya lagi disetiap kegiatan Team dari SMA 1 SMANJAYA selalu menjadi pioner dan penggerk setiap kegiatan. Ini menunjukkan bahwa mental dan jiwa pramuka anak anak sudah tertata dengan baik ujar Waka Kesiswaan Bpk Sirojul Munir.
#SMAsimanjaya
#BHISA

Wawasan Kebangsaan


Siman, Ndan ramil Kapten Inf Sutikno dan Pejabat kec, Skaran memberikan materi wawasan kebangsaan kepada 220 pelajar SMA 1 Simanjaya Senin, 26 Desember 2016

Ndan ramil menghimbau dan mengajak para pelajar sebagai generasi muda untuk memantapkan wawasan kebangsaan demi mewujudkan kerukunan antar sesama dan menjaga keutuhan NKRI.

“Sebagai generasi muda tidak boleh jadi pengikut tetapi harus mempunyai kemampuan dan integritas, tidak satupun yang bisa merubah nasib bangsa ini kecuali para pemuda dan juga tidak satupun yang menentukan masa depan bangsa kecuali pemuda kita,” ujarnya.

Semuanya itu bisa terwujud, lanjutnya,  jika para pemuda mempunyai hasrat untuk berubah dan ini harus dimulai dari diri sendiri dan dimulai dari sekarang serta lakukan yang terbaik bagi bangsa Indonesia juga bersyukur atas segala karunia yang telah diberikan oleh Tuhan.

“Cintailah perbedaan karena perbedaan itu indah dan perbedaan juga ciptaan Tuhan, jangan ingkari sumpah pemuda 1928 dan jangan tinggalkan Pancasila serta jangan alergi dengan Bhineka Tunggal ika,” tandasnya.